Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Gangguan Berbahasa (Latah)

GANGGUAN BERBAHASA (LATAH) Oleh : Reti Ratna Dila Nim : A1D117006 E-mail : retiratnadila81@gmail.com PENGANTAR Latah merupakan salah satu gangguan kefasihan berbicara (fluency disorder). Produksi ujaran latah cukup unik karena ada pengulangan bunyi secara sistematis. Latah atau ekolalia memiliki artian perilaku membeo atau menirukan ucapan orang lain. Ini merupakan sindrom yang terdiri atas curah verbal repetitif yang bersifat jorok (koprolalla) dan gangguan lokomotorik yang dapat dipancing. Kata-kata jorok yang ditiru cenderung berorientasi pada alat kelamin laki-laki. Pengungkapan bentuk lingual yang merujuk pada alat kelamin secara vulgar tersebut menggiring peneliti Barat membangun persepsi bahwa individu latah adalah orang-orang sakit jiwa atau berperilaku abnormal. Hal ini kemudian dianulir peneliti Indonesia dan sebagian peneliti luar negeri yang menegaskan bahwa perilaku tersebut muncul pada saat kesadaran seseorang menurun dan mereka akan hidup normal ketika kesad...

Artikel gangguan berbahasa (GAGAP)

Nama   : Fenny Anggraini NIM    : A1D117011 Email   : fennyanggraini693@gmail.com GAGAP 1.               Pengantar Berbahasa merupakan proses mengeluarkan pikiran dan perasaan (dari otak) secara lisan berbentuk sebuah kalimat atau kata. Proses sifatnya kompleks dikarenakan proses mensyaratkan berfungsinya berbagai organ yang mempengaruhi mekanisme berpikir, berbicara, atau mengolah buah pikiran ke dalam bentuk kata-kata, serta modalitas mental yang terungkap saat berbicara yang juga ditentukan oleh faktor lingkungan. Pengaruh besar dalam kegiatan berbahasa yaitu terletak pada sistem kerja otak dikarenakan otak adalah sentral dari seluruh kegiatan tubuh manusia. Jika sistem kerja otak terganggu, maka kegiatan berbahasapun akan terganggu. Salah satu kelainan bawaan yang menyerang sistem kerja saraf atau otak adalah gangguan berbicara pada penyandang gagap. Gagap atau stuttering merupakan sa...