Materi 11 (Hakikat menulis)


Materi 11
"HAKIKAT MENULIS"

     Pengertian menulis
          Menulis merupakan suatu bentuk komunikasi berbahasa yang menggunakan symbol-simbol
     tulis sebagai mediumnya.
          4 unsur yang terlibat dalam menulis, yaitu (1) Penulis sebagai penyampai pesan; (2) Pesan   
     atau sesuatu yang disampaikan penulis; (3) Satuan atau medium berupa lambang-lambang bahasa       tulis; (4) Penerimaan pesan yaitu membaca.
      Tujuan menulis
1.  Fungsi personal, yaitu mengekpresikan pikiran, sikap, atau perasaan pelakunya
     yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian.
2.  Fungsi instrumental, yaitu mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain
3.  Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial
4.  Fungsi informatif, yaitu menyampaikan informasi, yaitu menyampaikan informasi
     termasuk ilmu pengetahuan
5.  Fungsi heuristik, yaitu mengekspresikan pikiran, sikap, atau perasaan pelakunya
     Yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian
6.  Fungsi estetis, yaitu mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain.

Mitos tentang menulis
1.  orang enggan menulis karena tidak tahu untuk apa ia menulis
2.  orang enggan menulis karena merasa tidak berbakat dalam menulis
3.  orang enggan menulis karena merasa tahu bagaimana menulis.

Bentuk karangan
     Karangan ilmiah (Scientific paper) dapat didefenisikan sebagai tulisan atau karangan yang menyajikan hasil riset atau pemikiran keilmuan (Derntl, 2009). Karangan sastra dapat didefiniskan  sebagai tulisan atau karangan kreatif yang merefleksikan kehidupan nyata dan mengandung kehidupan.
Membaca sebagai proses
1.  Berbagai pendekatan dalam menulis
     a. pendekatan frekuensi
     b. pendekatan gramatikal
     c. pendekatan koreksi
     d. pendekatan perolehan
Fase penulisan
1.  Pra-penulisan
     Fase mencari , menemukan, dan mengingat kembali pengetahuan atau pengalaman
     Yang diperolehan dan diperlukan penulis.
2.  Penulisan
     Mulailah menulis dengan mengembangkan gagasan demi gagasan atau butir demi
     butir pokok pikiran yang terdapat dalam kerangka karangan.
3.  Pasca-penulisan
     Fase ini dilakukan kegiatan penyuntingan dan perbaikan. Penyuntingan mengacu
     pada aktivitas membaca ulang, memeriksa, dan menilai ketepatan isi, penyajian,
     maupun bahasa sebuah buram (draf) karangan.    
                 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 10 (Refleksi praktek membaca)

Gangguan Berbahasa (Latah)

Materi 9 (Pembelajaran membaca(Metode, media dan penilain))