Materi 6 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara)
Materi 6
STRATEGI
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA
Alternatif
strategi pembelajaran keterampilan berbicara
1. Strategi pembelajaran KSUPP (P) adalah
singkatan dari kisahkan, siapkan, ulangi, pakai,
pamerkan
dan pekerjaan rumah yang ditaruh dalam kurung karena bersifat fakultatif,
bersifat pilihan.
2. Strategi pembelajaran kuantum, sebagai contoh
aplikasi strategi pembelajaran kuantum
adalah dalam pembelajaran menyampaikan
pengumuman.
3. Strategi pembelajaran kooperatif berbantuan
objek langsung menjadikan pembelajaran
berbicara sebagai pembelajaran yang
menyenangkan.
4. Strategi pembelajaran Heruistik, misalnya
dalam pembelajaran bercerita, strategi ini
diterapkan melalui metode penugasan,
diskusi, Tanya jawab, dan demonstrasi dengan
teknik storytelling berbantu media personal
photograph (foto pribadi).
Pembelajaran
berbicara berbasis masalah strategi dan pendekatan sebagai implementasi
kurikulum 2013. Suhendra dan supinah (1993:131) menyatakan bahwa berbicara
bukan hanya sekedar mengucapkan mengeluarkan bunyi-bunyi, hanya mengucapkan
kata-kata berbicara sebagai aspek keterampilan mengemukakan pikiran,
keterampilan menyampaikan perasaan melalui bahasa lain, melalui ujaran, melalui
tuturan.
Pelajaran
pembicaraan
Pembelajaran
berbicara adalah sebuah proses belajar mengajar yang mengarah pada tujuan
pembelajaran, yaitu peserta didik memiliki ide, gagasan, perasaan, dan
pendapatnya kepada orang lain. Tujuan utama pembelajaran berbicara adalah
membangun keterampilan berbicara kepada peserta didik.
Perencanaan
pembelajaran berbicara berbasis masalah
1. pembelajaran berfokus pada masalah
2. siswa memiliki peran dan tanggung jawab
3. guru berperan sebagai fasilisator yang
mendukung siswa memecahkan masalah.
Strategi
guru
1. Penentuan tema yang diangkat menjadi topik
masalah yang akan dipecahkan.
2. Proses interaksi yang didesain dalam
memecahkan masalah
3. kemampuan guru mengawali interaksi.
Tahap
proses pemecahan masalah
1.
tahap menyampaikan idea tau gagasan (ideas)
2.
tahap penyajian fakta yang diketahui (know facts)
3.
tahap mempelajari masalah
4.
tahap menyusun rencana tindakan (action plan)
5.
tahap evaluasi (evaluation)
Menentukan
tujuan belajar berbicara berbasis masalah pendapat bruner (Hosnan, 2014:35)
tentang pokok-pokok teori belajar
1.
individu hanya belajar dan mengembangkan pikirannya apabila ia menggunakan
pikirannya.
2. dengan melakukan proses-proses kognitif dalam
proses penemuan.
3. Menitik kesempatan untuk melakukan penemuan
Arends
(abbas, 2000, dalam hosnan 2014:296) mengemukakan kriteria member masalah yang
akan dipecahkan oleh peserta didik.
1.
Autentik
2.
Jelas
3.
Mudah dipahami
4.
Luas dan sesuai
5.
Terintegrasi
6. Bermanfaat
Cara
mengindentifikasi masalah pembelajaran menurut bruner
1.
Materi pembelajaran berbicara disesuaikan dengan tujuan pembelajaran
2.
Materi pembelajaran berbicara disesuaikan dengan kompetensi sikap
3.
Materi pembelajaran berbicara harus mampu merangsang peserta didik berfikir
kreatif
4.
Masalah yang disajikan harus menumbuhkan motivasi anak
langkah
strategi pembelajaran berbasis masalah
1.
Tahap menyampaikan idea tau gagasan (ideas)
2.
Tahap penyajian fakta yang diketahui (know facts)
3.
Tahap mempelajari masalah (Learning issues)
4.
Tahap menyusun rencana tindakan (action plan)
5.
Tahap evaluasi (evaluation).
Komentar
Posting Komentar